Logical Fallacy: Tuding Bahasa Arab sebagai ciri Terorisme, bisa dibilang Kaitologi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| https://twitter.com/hambaallah_411 |
Hal ini terbilang positif dalam kontek memperkokoh dan menjaga kesatuan NKRI, -meski secara implisit dapat diterjemahkan sebagai upaya memudarkan nilai-nilai keislaman. Dari hal-hal yang sederhana semacam ini dianggap sebagai cikal-bakal munculnya kelompok ekstrimis.
Ketakutan semacam ini malah akan mendiskredit pihak lain. Dan benar saja, salah seorang pengamat intelijen menuding Bahasa Arab sebagai ciri teorisme. Kaitologi semacam ini merupakan wujud kesesatan nalar dalam berpikir logic. Masa iya? Komponen-komponen kecil semacam itu dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kekejaman kelompok ektrimis. Belum lagi, jika kita bicara tentang Grand Design-nya.
Ungkapan tudingan tersebut telah diklarifikasi oleh pihak yang bertanggungjawab sebagaimana dilansir dari Republika.co.id. Meski demikian, saya meyakini bahwa akan ada nada yang serupa, yang mendiskredit pihak tertentu, masih dengan motif yang sama. Bukan apa-apa, tapi saya melihat ketakutan ini terlalu akut, dan tergopoh-gopoh untuk diekspresikan. Akan ada gelagat buruk yang malah akan mencidrai kesatuan NKRI.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar