Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Aroma Pilkada Menyengat Bau Kolonial

Ketergantungan Pangreh Praja, sebagai struktur pemerintahan dibawah Gubernur Djendral kolonial Belanda, terhadap Cina sebagai pemilik modal memang sengaja diciptakan. Dimana seorang pribumi yang hendak menjadi Lurah atau Bupati dibawah pengaruh Gubernur Djendral atas sistem pemerintahan kolonial Belanda yang disyaratkan harus memiliki sejumlah uang. Adapun pendanaan dari pemilik modal terhadap pribumi ini terbilang ilegal, sebab tidak berdasarkan perintah langsung dari Gubernur Djendral. Hal ini dikenal sebagai "Pendanaan Ilegal Kepala Daerah" atau "Pilkada" Zaman Kolonial Belanda. Demikian juga penuturan Prof. Dr. D.H. Burger dan Prof. Dr. Mr. Prajurit di dalam Sedjarah Ekonomis Sosiologis Indonesia, bahwa bahkan sekedar calon Lurah pun, harus memiliki sejumlah uang (GBP/Poundsterling) £.700, - sampai £.1000, -. Dimana £.200,- dipersembahkan kepada Bupati, £.100,- untuk Wedana, £.25,- dipersembahkan untuk jurutulis Controleur, dan sisanya untuk mensejahterakan ese...

pemerintah telat dalam menangani Covid-19

Gambar
  Lonjakkan kasus Covid-19 di tanah air semakin menggila. Sejak Maret 2020 sampai sekarang ini, ketambahan kasus Covid-19 kurang lebih mencapai 44.721, maka total jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 2.877.476. - Dikutip dari CNN Indonesia (Minggu,18/07/2021). Dengan lonjakan kasus yang nyaris tidak terkendali, pemerintah berinisiatif untuk melakukan pembatasan aktivitas dengan terma-terma berbagai rupa, yang hari ini dikenal dengan istilah PPKM Darurat. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat) yang dimulai sejak tanggal 3 Juli sampai 20 Juli, dengan eskalasi yang demikian, bakal turut mengamini perpanjangan PPKM yang katanya sampai akhir juli. Wacana yang demikian itu menuai kontroversi. Muhadjir Effendy sebagai Menko PMK menyampaikan tentang adanya perpanjangan PPKM sampai dengan akhir juli. Hal tersebut di sampaikan ketika Muhadjir berkunjung ke Universitas Gadjah Madah (UGM) Yogyakarta, Jum’at (16/07/2021). Hanya saja, Menteri Maritim dan Investasi, Luhut...

Postingan populer dari blog ini

Seruan Revolusi: Indonesia dititik Nadir

Vaksinasi: belenggu administratif

Indonesia Siaga Satu: Gorontalo Bergerak!!!